Kamis, 18 Februari 2016

Asal Mula Tanduk Kambing

Asal Mula Tanduk Kambing 
            Pada zaman Nabi Nuh a.s., saat itu Anjing memiliki tanduk di kepalanya, dan Kambing tidak memiliki tanduk dan ekornya panjang seperti ekor monyet. Mereka bersahabat dan berteman baik. Mereka berdua sangat akrab, kemana Anjing pergi si Kambing selalu ada di dekatnya, begitu pula sebaliknya. Kemana Kambing pergi si Anjing selalu ada di dekatnya. Mereka pun saling berbagi dan bertukar makanan. Selain itu mereka juga saling bertukar pengalaman dengan gembira.
                 Pada suatu hari, Anjing dan Kambing berencana untuk membuat rumah mereka sendiri. Mereka membuatnya dari kayu dan jerami. Rumahnya sangat mungil dan letaknya berdekatan. Setelah mereka selesai membuat rumahnya, mereka bermain bersama di lapangan, lalu mereka beristirahat di taman sambil makan. Setelah itu si Kambing merasa ngantuk dan ingin pulang ke rumah. Mereka pun pulang ke rumah masing-masing dengan rasa lelah. Kambing berkata, "Hoaahh...ngantuk aku pulang dulu yah! O yah, tolong besok pagi aku dibangunkan, supaya bisa ikut lari pagi denganmu!", si Anjing pun menjawab, "Beress..!!!". Pagi harinya, mereka lari pagi dengan gembiranya. Kambing berterimakasih kepada Anjing dengan berkata "Ahh..segarnya udara pagi ini, terimakasih yah kami mau mengajakku lari pagi. Tadinya aku pikir kamu tidak akan membangunkanku!", Anjing berkata, "Kalau sudah janji harus kita tepati". 
                 Suatu hari, Kambing melihat hewan-hewan yang lain yang sedang mengerubuni sesuatu ,yang membuatnya penasaran.  Si Kambing mendekat dan melihatnya. Kambing akhirnya tahu bahwa,"Wah, rupanya sahabatku si Anjing sedang di kagumi oleh hewan-hewan di hutan ini, Aku ingin juga seperti dia". Mendengar pujian yang dilontarkan kepada sahabatnya itu, dia merasa kesal sambil berjalan pulang. Lalu dia menutuppintu rumahnya dengan keras. Siang itu, tampak pak monyet sedang berkeliling dan mampir ke pondok si Kambing. Ternyata pak monyet itu memberikan kartu pesta ualang tahun Monyet nanti malam. Kambing pun berjanji akan datang dan bergembira di sana. Setelah pak Monyet pergi, Kambing berpikir bahwa dia akan meminjam tanduk si Anjing, karena dia ingin tampil gagah dan dipuji karena tanduknya itu. Selain itu, dia juga tahu bahwa Anjing tidak akan datang ke pesta karena Anjing sedang tidak enak badan. 
                Si Kambing pun menemui Anjing yang sedang asik membaca buku. Dia pun berkata,"Sahabatku, bolehkah aku meminjam tandukmu? Untuk aku kenakan di acara pesta pak Monyet. Aku ingin tampil gagah di pesta itu!" Si Anjing yang baik itu menjawab,"Boleh! Ambillah! Tapi jangan lama-lama yaa ........!!! Sehari ini saja!!!!" Si Kambing berkata kembali,"Ok! Aku pergi dulu yaa..... !". Sepanjang perjalanan menuju ke pesta, si Kambing terus mengagumi tanduk pinjamannya. Dia tak henti-henti bernyanyi. 
                Keesokan harinya, si Kambing tidak muncul-muncul dan si Anjing pun menunggu sampai esok hari. Hari berikutnya masih sama seperti kemarin, tapi Anjing masih sabar menunggu. Kemudian setelah satu minggu berlalu, kesabaran si Anjing habis dan langsung menuju ke pondok si Kambing. Setelah melihat ke dalamnya, si Kambing tidak ada  dan membuat Anjing semakin marah. Dia mencari kemana-mana dan akhirnya dia menemukan si Kambing yang sedang memamerkan tanduknya kepada burung.  Si Anjing langsung meloncat dan memarahi si Anjing dengan suara yang keras dan lantang. Si Kambing langsung melarikan diri karena malu. Dan si Anjing berlari dengan lebih cepat sampai ekor kambing yang panjang itu pun digigit dan di tariknya. Begitu juga Kambing, dia terus menarik tubuhnya sehingga ekornya putus dan menjadi pendek
                Si Kambing terus berlari menjauhi si Anjing, sementara itu si Anjing kebingungan dan dia pun pulang ke rumah dengan hati kesal. Akhirnya, sejak saat itu Kambing memiliki tanduk dan ekor yang pendek, dan Anjing tidak lagi bertanduk.

                 

16 komentar:

  1. unik ,menambah wawasan ...makasihh

    BalasHapus
  2. Ceritanya menarik,terimakasih:)

    BalasHapus
  3. Sangat menginspirasi dan ceritanya juga menarik

    BalasHapus
  4. Cukup SERU untuk di baca tapi tolong sertakan gambar biar Lebih MENARIK..

    BalasHapus
  5. lebih bagus bila ada gambarnya

    BalasHapus
  6. Ceritanya menarik, bagus banget, kalo seandainya tanduk si anjing itu gak dipenjemin ke si kambing mungkin lucu kali ya kalo anjing zaman sekarang mempunyai tanduk🤭🤭🤭

    BalasHapus